Friday, 22 March 2013

CHANGE AT THE TOP OF THE WORLD


Marked by towering glaciers and vast expanses of tundra and open sea, the astonishing Arctic landscape exudes a feeling of immense power. But the region's ecosystem is actually one of the most fragile, and it is facing quick deterioration from man-made intrusions such as mining, oil drilling, and pollution - as well as global warming. Journey with explore to meet the region's people and find out how these issues are affecting their time-honored way of life.

 Ditandai dengan gletser menjulang dan hamparan luas tundra dan laut terbuka, lanskap Arktik menakjubkan memancarkan perasaan kekuasaan yang besar. Tapi ekosistem daerah sebenarnya adalah salah satu yang paling rapuh, dan ini menghadapi penurunan cepat dari gangguan  buatan manusia  seperti pertambangan, pengeboran minyak, dan polusi - serta pemanasan global. Perjalanan dengan mengeksplorasi untuk bertemu orang-orang di kawasan itu dan mencari tahu bagaimana masalah ini mempengaruhi  cara hidup mereka.

Thursday, 21 March 2013

Rumah panen hujan/rainfall harvesting house


Sebagai pemerhati, praktisi atau pecinta lingkungan akan sangat ideal jika kita berbuat untuk menyelamatkan lingkungan di sekitar kita. Video ini merupakan manifestasi dari usaha terpadu, preventif dan berorientasi kepada proses dan produk dalam membangun ruang untuk tempat tinggal yang tidak saja asri, sehat tetapi juga rama lingkungan.

Bagaimana mewujudkan rumah yang asri? Pertama yang dilakukan adalah penataan ruang. Tapak tanah untuk pembangunan rumah ini meliputi lahan dengan panjang 60 m dan lebar 24 m. Pada bagian timur tapak digali dengan ukuran 30 m x 10 m lalu galiannya ditimbunkan pada bagian lain di bagian barat dan selatan. Galian kolam itu dilakukan dengan tenaga manusia dalam rangka memberikan penghasilan kepada penduduk setempat. Rata-rata kedalaman galian berkisar antara 2,5 sampai 3 m. Tanah galian ini mencapai volume sekitar 1000 m3, jumlah yang pantastik untuk menaikkan ketinggian di semua bagian lain dari tapak calon rumah.

Kedua, Setelah ruang tertata - ada untuk tapak rumah (di bagian barat), ada untuk kolam, ada untuk parkir, ada untuk lahan terbuka hijau dan lain-lain. Tapak proyek untuk pembangunan rumah ini selanjutnya diberakan (dibiarkan) 3 hingga 4 tahun. Untuk apa? Tujuannya adalah supaya tanah galian sudah matang alias sudah mantap untuk dibangun (padat), racunnya sudah hilang (tanah galian banyak senayawa-senyawa tidak sehat untuk tempat tinggal manusia maupun tanaman).

Ketiga, pembangunan rumah dimulai dengan pembuatan IMB (izin mendirikan bangunan) ke Dinas Tata Kota, mencari dana untuk membangun dan sebagainya. Pembuatan IMB dibuat satu paket dengan pengurusan PBB (pajak bumi dan bangunan) yang juga merupakan persyaratan untuk membuat sertifikat tanah di BPN (Badan Pertanahan Nasional). Sertifikat tanah rupanya penting untuk mengajukan dana pinjaman di bank Sumsel Syariah palembang. Tidak ada yang kebetulan. Saya meyakini semua adalah rekayasa Allah.

Keempat, pembangunan rumah dimulai dengan pembuatan DED (detail engineering design) rencana rumah termasuk rencana taman dan kolam. Alhamdulillah, setelah dirancang dan tersedia dana awal maka dimulailah pembangunan pondasi bangunan.

Untuk menghemat dana, saya tidak menyewa tukang yang profesional tetapi tukang yang biasa-biasa saja. Keuntungan dengan pendekatan ini adalah biaya lebih murah, tetapi kerugiannya adalah ada beberapa sisi dari segi teknologi tidak pas alias salah. Kesalahan yang sangat fatal misalnya struktur ruang kurang siku dll.

Dalam perjalanan saya selalu membawa tiga hal. Pertama, dengan agama hidup jadi TERARAH, denghan teknologi hidup jadi MURAH dan dengan seni hidup jadi INDAH. Pembangunan rumah yang saya beri judul "Rumah panen hujan" ini tidak murah, tidak mudah tetapi bisa dijangkau dan bisa dilaksanakan. Alhamdulillah.

Tahajud, dhuha, baca qur'an, sedekah dan dakwah merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dengan menangis dalam berdoa baik siang maupun malam hari. Tidak lupa melakukan silaturtrahim dengan person to person serta menggunakan search di internet. Tidak tertinggal juga menyuruh anak bujang untuk mencari model rumah yang asri, sehat dan ramah lingkungan. Dengan begitu terasa sekali pertolongan Allah baik dalam perancangan rumah, mengarahkan tukang, mencari sumber-sumber penadanaan termasuk hutang dengan banyak pihak (panglong, bank dan sumber halal lainnya seperti jual tanah kapling, subhanallah). Prinsip ATM (amati, tiru dan modifikasi) digunakan dalam pembangunan rumah ini.

Pembangunan dilangsungkan secara bertahap. Setelah membangun pondasi, tukang diminta untuk tiarap (istirahat). Tak lama setelah itu tukang "merengek" lagi untuk "beguyur" nmelanjutkan pembangunan. Sayapun mengikuti keinginan tukang. Hitung-hitung mengabulkan harapan dan doa saudara seagama. Pelan tapi pasti setelah dua tahun bentuk rumah sudah mulai kelihatan. Alhamdulillah kredit di Bank Sumsel Syariah disetujui, IMB keluar dan sertifikat tanahpun selesai. Subhanallah.

Sebelum finishing ditekankan kepada tukang agar memperhatikan fungsi atap untuk menampung air hujan, fungsi kolam renang untuk menampung sementara air hujan dan fungsi saluran untuk menyalurkan air hujan ke rencana penampungan dalam bentuk tangki air hujan, sumur resapan, kolam renang dan kolam ikan di halaman rumah.

MAIN RESEARCH QUESTION

Untuk mahasiswa  PPS Unsri  yang mengambil mata kuliah Kebijakan pengelolaan lingkungan dengan saya dan merupakan kandidat doktor lingkungan saya galakkan mereka untuk membuat tabel MRQ dalam setiap tugas penulisan ilmiah. Apa keuntungannya? MRQ menjadikan kita terarah dalam menyusun pertanyaan-pertanyaan apa saja yang akan kita bangun dan hendak dicarikan jawabannya.

Kebijakan Perlindungan lingkungan


■ Prinsip Dasar

Ada satu aturan yang harus ditaatai oleh semua orang yang hidup di bumi ini, yah itu untuk melindungi air, tanah dan udara dari pencemaran supaya semua mahluk hidup di bumi bisa bertahan hidup.
Selain itu di dalam beberapa tahun terakhir ini manajemen bisnis yang ramah lingkungan menjadi sangat penting karena perubahaan iklim, pemanasan global dll.    Sebagai salah satu anggota dari Sumitomo Heavy Industries Group, kami, Sumitomo Heavy Industries Modern janji untuk melakukan kegiatan usaha dengan cara yang konstruktif melindungi lingkungan dan sumber daya, hidup berdampingan dengan komunitas sekitar dan memberikan kontibusi kepada perkembangan berkelanjutan untuk umat manusia dan masyarakat.

■ Kebijakan Dasar


  1. Mencegah polusi dengan mengamati hukum lingkungan dan peraturan pemerintah negara dan lokal, dan persyaratan yang diminta oleh kalangan industri, masyarakat, dll.
  2. Melakukan konservasi energi dan berusaha untuk mengurangi emisi gas rumah kaca seperti CO2, sebagai sarana untuk mencegah perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.
  3. Mengurangi limbah dalam kegiatan bisnis dan mempromosikan pemilahan sampah dan daur ulang.
  4. Upayakan untuk benar-benar menghilangkan hal sia-sia dengan meningkatkan kualitas dan efisiensi kerja dan operasi.
  5. Menetapkan tujuan dan sasaran lingkungan, melakukan audit lingkungan dan review secara berkala, dan berusaha untuk terus meningkatkan kegiatan dalam rangka mewujudkan kebijakan lingkungan.
  6. Berupaya untuk mendidik dan mencerahkan setiap karyawan dan individu sehingga untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang lingkungan dan memacu mereka untuk mengambil inisiatif sendiri untuk terlibat dengan kegiatan perlindungan lingkungan.
  7. Jadikan ini kebijakan lingkungan diketahui oleh semua karyawan dan entitas bekerja sama seperti pemasok, dan meminta pemahaman dan kerja sama dengan itu.
1 April 2011   Sumitomo Heavy Industries Modern, Ltd.

Apa itu kebijakan lingkungan?

Kebijakan lingkungan atau environmental policy adalah elemen dasar Sistem Manajemen Lingkungan (SML) dan menjadi payung penerapan dan penyempurnaan SML, dimana semua tindakan organisasi mengacu pada kebijakan lingkungan organisasi. Kebijakan Lingkungan merupakan penentu arah, prinsip, dan tindakan organisasi secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan strategik dan investasi sampai pelaksanaan operasional sehari-hari. 







 Kebijakan lingkungan merupakan elemen dasar SML dan menjadi payung penerapan dan penyempurnaan SML, dimana semua tindakan organisasi mengacu pada kebijakan lingkungan organisasi. Kebijakan Lingkungan merupakan penentu arah, prinsip, dan tindakan organisasi secara menyeluruh, dimulai sejak perencanaan strategik dan investasi sampai pelaksanaan operasional sehari-hari. 


Environmental policy is any [course of] action deliberately taken [or not taken] to manage human activities with a view to prevent, reduce, or mitigate harmful effects on nature and natural resources, and ensuring that man-made changes to the environment do not have harmful effects on humans (McCormick, 2001).










Pernyataan kebijakan lingkungan mencerminkan komitmen manajemen puncak organisasi (Presiden Direktur, Direktur Utama, Chief Executive Officer, dan sejenisnya) sebagai penanggungjawab tertinggi dalam organisasi. Komitmen manajemen puncak organisasi yang harus direfleksikan dalam Kebijakan Lingkungan agar memenuhi persyaratan standar SML ISO-14001, adalah:

  1. Menaati peraturan perundang-undangan lingkungan yang berlaku dan persyaratan lain yang dapat diterapkan;
  2. Mencegah pencemaran; dan
  3. Memperbaiki/menyempurnakan terus menerus kinerja manajemen dan kinerja lingkungan.
    Referensi:
 ^ McCormick, John (2001). Environmental Policy in the European Union. The European Series. Palgrave. p. 21.